Login Form
Database InDEC
Who's Online
InDEC Visitors






![]() | Today | 6 |
![]() | Yesterday | 17 |
![]() | This week | 37 |
![]() | Last week | 108 |
![]() | This month | 93 |
![]() | Last month | 236 |
![]() | All | 5957 |
Your IP: 38.107.191.93
,
Now is: 2010-09-07 02:04
| InDEC Overview |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Saturday, 09 August 2008 14:49 |
|
Inisiasi pembentukan InDEC muncul dari berbagai wacana, informasi dan pengetahuan yang berlangsung terkait pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (M&E) di Indonesia. Ke depan diharapkan InDEC dapat menjadi organisasi profesional yang dapat mewadahi para praktisi, pelaku, dan pemerhati M&E dari kalangan profesional, aparat pemerintah baik dari kementerian/lembaga (K/L) atau daerah, anggota parlemen, aktivis NGO, jurnalis, akademisi, dan pekerja di sektor swasta yang mempunyai visi dan misi guna mewujudkan fungsi pengawasan dan evaluasi pembangunan untuk Indonesia yang lebih baik.
Sebagai tahap awal, InDEC akan dimulai secara informal, untuk selanjutnya mengarah pada pembentukan InDEC sebagai sebuah lembaga formal. Proses pembentukan InDEC menjadi organisasi formal tersebut akan dilakukan oleh Badan Pekerja Pembentukan (BPP) InDEC yang ditunjuk berdasarkan kompetensi dan perwakilan dari seluruh stakeholder InDEC (profesional, aparat pemerintah baik dari kementerian/lembaga (K/L) atau daerah, anggota parlemen, aktivis NGO, jurnalis, akademisi, dan pekerja di sektor swasta) dengan demikian diharapkan keberadaan InDEC dapat menjawab kebutuhan seluruh stakeholder yang terlibat di dalamnya.
Laporan yang disusun Umi Hanik pada awal inisiasi InDEC ini amat berguna sebagai bahan bacaan yang penting. Silahkan download.
Secara khusus, pembentukan wadah bagi evaluator tersebut dimaksudkan untuk membangun dan mengembangkan hubungan kerja antar praktisi, pelaku, dan pemerhati M&E untuk menciptakan nilai tambah dan manfaat yang besar bagi penciptaan iklim dan profesi M&E di Indonesia ke arah yang lebih baik dan kondusif sehingga berbagai masalah yang ada terkait dengan belum optimalnya kinerja pelaksanaan M&E di Indonesia dapat terjawab. Dengan optimalnya kinerja pelaksanaan M&E di Indonesia, maka diharapkan secara sekaligus juga akan mendorong kinerja pembangunan nasional ke arah yang lebih baik pula.
Selanjutnya, guna mewujudkan tujuan tersebut serta mengingat hingga saat ini Indonesia belum mempunyai lembaga atau asosiasi keprofesian yang mendukung upaya tersebut. Maka, wacana pembentukan wadah profesi evaluator ini menjadi semakin mengedepan untuk segera terwujudkan.
***
|
| Last Updated on Wednesday, 01 July 2009 02:09 |







InDEC Overview



